Penembus Batas

White

Posted in Uncategorized by penembusbatas on April 9, 2009

God

Do i really deserve?

Titik dan Putih

Posted in Uncategorized by penembusbatas on March 6, 2009

Aku tertawa melihat sebuah titik yang digambarkan seorang anak kecil di atas sebuah kertas putih bersih, yang merupakan awal imajinasinya melukis sesosok wanita yang indah, tapi diurungkannya karena titik itu telah mengandung 8 warna, mejikuhibiniu dan sebuah hitam.

Sungguh.

Indah.

Mahadewi Angka 10

Posted in Me and Life by penembusbatas on February 2, 2009

Kalau ku berlari dan mengejar angka 10

Biar malam terus malam tak terlihat dia yang bernama dewi itu

Cukup kupadu saja dua angka tersebut

Cukup buatku.

Kalau ku bernafas dan terus menatap angka 10

Sembilan pelangi pun tiada cukup indah

Cukup kutambah saja satu dan nol itu

Cukup.

Tagged with: , , , , , , , , ,

Takaran Langit

Posted in Me and Life by penembusbatas on January 8, 2009

jika saja

dunia punya takaran

untuk mengukur tingginya langit

aku pasti melompat sampai ke ujungnya yang paling tinggi

dan berteriak-teriak kegirangan

ada dewi yang terbang bersamaku hari ini…

Tagged with: , , , , ,

Menghitung Hari

Posted in Me and Life by penembusbatas on December 30, 2008

sisa dua hari

menuju penghabisan

seandainya masih tersisa lebih

biar ku dapat berpikir dan menabuh rasa

bukan tanpa tau apa

Jelang Pengulangan

Posted in Uncategorized by penembusbatas on November 24, 2008

satu. dua.

sekejap saja pengulanganku tiba

dua. satu.

satu dua menjelang

menyeretku masuk ke dua satu

Tagged with: , , , , ,

Laba-labaku

Posted in Uncategorized by penembusbatas on October 21, 2008

Jejaringmu membawa bongkahan benang putih yang mengikat namun tak kunjung jadi merah

Dan ketika aku tersadar telah terjerat di dalamnya bagai kepompong bisu

Sampai kapan mau bermain?

Tagged with: , , , ,

Putaran Keduaempat

Posted in Me and Life by penembusbatas on October 19, 2008

Suara naviri masih terdengar dari aula langit

Ketika mereka duduk di depan sebuah teras dan bercakap bernyanyi

“Kenapa?”

“Ya karena..”

Tiga tiga puluh saat sabda datang dan mengundang diri asik bermain dalam tanya mengapa titik ini berputar balik saat hati masih bisa merasa?

Jawaban yang sama dari mengapa setelah dua tiga lima sembilan adalah empat buah nol dengan satu titik dan bukan dua empat nol nol

Begitu pentingnya nol bagi-Mu, bukan?

dari inspirasi yang datang bersama aubade pukul 9.45 yang disampaikan melalui A+, tentang pertanyaan aneh, tapi filosofis tak terhingga.

dari inspirasi yang datang dari dia yang sempat menarik hati, dan kemarin menyita detik-detik ku, yang datang dari Dia, tentang perasaan yang aneh, tapi dalam tak terselami…

Tagged with: , , , , , , ,

Lagu Pagi

Posted in Uncategorized by penembusbatas on October 12, 2008

Pada rumput yang bergoyang

Dan dewi-dewi di atas sana

Aku membawakan sebuah aubade

Tentang lagu pagi yang didaraskan pada malam yang ramai

dan bertanya

Mengapa begini porak?

Tetes Lelah

Posted in Me and Life by penembusbatas on September 19, 2008

Tetes hujanku membawa seribu gelombang dan pecahlah karang
Otot-otot yang keluar dan nafas terbatuk-batuk
Lelahkah?

Tujuh belas kali ini membawa tanda besar
katanya hebat
‘untuk apa?’ tanyaku

Tagged with: , , ,